Setelah mengalami kegagalan akibat transisi engine baru di PES2014, tahun ini Konami merilis game simulasi sepakbola yang bisa dibilang terbaik. Meraih hasil positif di berbagai ajang pameran game internasional sebelum rilis, melibas gelar Best Sports Game di Gamescom dan Paris Game Week, dan pencapaian positif lain, menjadi sinyal bahwa Konami tidak main-main dengan PES2015 tahun ini.
Beberapa minggu kemudian, 13 November, PES2015 resmi dirilis ke pasaran. Dengan hashtag #BanggaPakeOri, PES-ID berupaya meningkatkan pengguna game PES original demi dukungan untuk sang developer. Dan akhirnya setelah sekian lama bermain, akhirnya kami bisa menulis review disini.
GRAFIS
![]() |
| Detail tekstur di PES2015 (PC) |
Masih dengan engine yang sama, Fox Engine menunjukan kualitasnya sebagai next-gen engine di PES2015. Engine besutan Kojima Productions ini tampil memukau bersama PES di tahun kedua, setelah pada debutnya banyak menuai kritikan. Di versi PS4, lighting merupakan unsur yang paling terasa memberikan perbedaan, sehingga environtment dan face para pemain terlihat lebih realistis. Setingkat dibawahnya, PC, PES2015 juga tidak kalah keren, terlihat peningkatan grafis dari PES2014 ke PES2015 yang cukup konstan tahun ini. Namun dibalik peningkatan kualitas grafis, selalu ada yang harus dikorbankan. Ya, dari spesifikasi yang dirilis Konami, PES2015 memang memiliki sistem spesifikasi minimum yang sama dengan PES2014, namun menurut tes yang kami lakukan, nampaknya PES2015 sedikit lebih berat. Kami melakukan tes di PC berspesifikasi mid-end dimana PES2014 mampu dihandle dengan spesifikasi high, namun lag ketika diinstall PES2015.
![]() |
| Jersey ketat Puma di PES2015 |
Tidak hanya rumput, testur lain seperti fisik supporter di PES2015 juga terlihat pecah dan kurang detail. Gerakan yang dilakukan pun cenderung sama dan minim variasi. Unsur lain seperti steward, cameramen, dll juga terlihat ngeblur dan tidak terlalu detail. Sekali lagi, Konami menekan spesifikasi minimum agar bisa dijalankan dengan baik di konsol old-gen serta PC. Namun satu hal, meskipun sudah ditekan sedemikian rupa, namun berdasarkan apa yang saya amati, PS3 juga terasa ngos-ngosan ketika memainkan PES2015. Terutama pada saat cutscene (intro, selebrasi, dll), terasa penurunan FPS yang cukup drastis sehingga menimbulkan kesan lag.
Namun meski mendapat banyak mengalami kompres di sisi tektur, PES2015 benar-benar menyajikan grafis yang memukau. Detail grafis pada objek fisik pemain ditunjukkan melalui detail tekstur wajah, keringat, hingga kerutan baju. Ini merupakan salah satu pembeda lainnya jika sedang membandingkan kualitas grafis old-gen, PC, dan next-gen. Di PS4, user akan menemukan kerutan kaos serta detail jersey yang lebih terlihat ketimbang 2 platform dibawahnya. Namun meskipun kami melakukan review ini berdasarkan pengalaman bermain di PC, tapi kami tidak kecewa sedikitpun mengenai sektor grafis. Meski banyak tesktur off the pitch yang dikompres supaya terangkat di konsol lama, tapi on the pitch, grafis PES2015 luar biasa. Good job Konami.
By the way, kami ingin menanyakan satu hal kepada para user. Apakah kamu memilih PES tidak mengkompres tekstur dan menaikkan detail grafis secara maksimal di PC, tetapi spesifikasi minimum yang diminta begitu besar, atau PES mengkompres dan mengurangi beberapa fitur agar tetap meminta sepsifikasi minimum yang merakyat? Let us know your feedback through the comment section below.
INTERFACE
![]() |
| Tampilan menu PES2015 |
Tampil baik dengan UI menyamping selama beberapa edisi sampai PES2013, kemudian berpaling menggunakan ‘unfriendly UI’ di PES2014 melengkapi poin minus PES2014. Belajar dari hal tersebut, Konami Digital Entertainment Gmbh di Windsor mengobrak abrik interface PES tahun ini. Mengikuti perkembangan dan trend dalam sektor interface, Konami menerapkan ‘Metro Design’ kedalam PES2015. Overall, tampilan PES2015 terlihat jauh lebih fresh dan lebih user friendly ketimbang pendahulunya, selain itu, kita juga diperbolehkan mengatur sendiri tatanan menu pada homescreen sesuai yang kta inginkan, Konami menamai fitur ini dengan ‘Dynamic Home Screen’. Tampilan menu PES2015 ini dibagi kedalam beberapa tab yang masing-masing memiliki konten yang berbeda.
OVERALL
PROS:
+ Gameplay lebih responsive dan variatif
+ Grafis dilapangan sangat baik, lebih realistis, dan lighting juga membuat environtment lapangan terlihat lebih natural.
+ Soundtrack asik dan kekinian. Cocok untuk suasana ‘main bola’.
+ Interface jauh lebih modern dan lebih user friendly
+ Respon penjaga gawang sangat ditingkatkan, banyak gerakan baru sehingga save yang dilakukan lebih variatif. Dari sisi pemain pun banyak motion baru seperti gerakan lengan, serta move dan skill baru walapun agak sulit melakukannya.
+ Kembalinya fitur PlayerID membuat pergerakan pemain sangat mirip dengan ciri khasnya masing-masing.
CONS
- Banyak cutscene yang dihapus di platform old-gen dan PC.
- Atosfir kurang terasa, gerakan supporter pun kurang realistis di platform old-gen dan PC.
- Komentator yang flat dalam menceritakan jalannya pertandingan
- Lisensi yang minim (meskipun bisa diperbaiki menggunakan patch atau option files, ini tetap memakan waktu).
SCORE: 8.5 (PES INDONESIA)





menurut ane pes 2015 jauh lebih baik dari terdahulunya karena resolusi dan kejelasan dalam bentuk wajah dan efek terasa lebih natural dibanding yang terdahulunya
BalasHapusmenurut saya pes 2015 sudah bagus.grafik karakter orangnya sudah seperti aslinya.dari segi muka,kulit, bentuk hidungnya sudah seperti asli.lalu pergerakan seperti orang berlari, bola melambung, cara menendang bolanya sudah hampir mirip di kehidupan nyata
BalasHapusmenurut saya, PES 2015 sudah memiliki grafik yang bagus dan emotion dari pemain lebih kelihatan dari edisi sebelumnya.
BalasHapusPES15 saya nilai paling realistis dibandingkan dengan versi sebelumnya, lebih manusiawi :D
BalasHapusWajah dari pemain-pemainnya mirip2 gan, keren lah ga bikin ilfeel.
BalasHapusPES 2015 lebih real grafisnya gan..
BalasHapuspernah ane juga main tapi bentar ya karena blum terbiasa mungkin. PES 2015 memang tampilannya sudah bagus dan keren gan. Kunjungi juga gan Tampilan MIUI Xiaomi
BalasHapus